SPORTBOOKS

Sportsbook: Online Sports Betting and Online Betting Odds.

CASINO

Play Online Casino Games And Win Real Money!.

LOTTERY

Play the world's biggest national lotteries.

POKER

Real Money Poker - Safe Deposits and Cashouts.

LOTUS777

Agen Judi Online Terpercaya Sportbooks, Casino, Togel, Poker Dan Tangkas.


Jumat, 08 Juli 2016

Lotus777 | Agen Bola Terpercaya | Agen Bola Sbobet | Agen Casino Online

Singkirkan Jerman, Prancis Melaju ke Final


Agen Bola Maxbet - Lewat dua gol dari Antoine Griezmann, Prancis lolos ke final Piala Eropa 2016. Mereka menang 2-0 atas Jerman dan akan menghadapi Portugal di laga puncak.

Prancis sempat ditekan oleh Jerman di babak pertama, tetapi mereka kemudian unggul di ujung babak pertama lewat penalti Griezmann. Setelahnya, jalannya pertandingan berubah arah.

Di babak kedua, Prancis tampil lebih agresif lagi. Usaha mereka itu kemudian diganjar dengan gol kedua yang diawali oleh kesalahan lini belakang Jerman. Lagi-lagi, Griezmann yang jadi pencetak golnya.

Jerman sendiri kesulitan untuk membongkar pertahanan Prancis. Ketiadaanrole penyerang murni, yang biasanya diperankan oleh Mario Gomez, menjadi salah satu faktor kesulitan mereka. Di sisi lain, beberapa peluang Jerman juga mentah di tangan kiper Prancis, Hugo Lloris.

Prancis pun lolos ke final untuk menghadapi Portugal. Laga final akan dihelat pada Senin (11/7/2016) dini hari pukul 02.00 WIB di Stadion Stade de France, Saint-Denis.


Kamis, 07 Juli 2016

Lotus777 | Agen Bola Sbobet | Agen Bola Maxbet | Agen Casino Bacarrat

Bale: Maaf, Kami Gagal Ke Final


Agen Casino 338a - Winger Timnas Wales, Gareth Bale meminta maaf kepada seluruh pendukung Timnas Wales atas kegagalan mereka menembus babak final Euro 2016. Bale menyebut bahwa timnya telah bekerja dengan sangat keras pada turnamen ini dan akan bangkit usai kegagalan ini.

Menyandang status sebagai tim debutan, Wales tampil luar biasa selama digelarnya Euro 2016 ini. Anak asuh Chris Coleman ini berhasil melaju ke babak semi final Euro pertama mereka, namun sayang langkah mereka dihentikan oleh Portugal pada babak semi final dini hari tadi.

Bale selaku ikon dari Timnas Wales menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan mereka kepada fans beberapa waktu yang lalu. "Kami mohon maaf karena kami tidak bisa bermain di babak Final" ungkap Bale

"Kami sudah melakukan yang terbaik dan kami tidak memiliki sedikitpun penyesalan. Tidak ada seorangpun yang menyangka kami bisa melaju sejauh ini, namun kami berhasil melakukannya"



"Kami adalah negara yang besar dan kami bangga dengan apa yang telah kami raih. Kami Sebenarnya ingin melaju ke Final dan berusaha untuk memenangkan trofi tersebut, namun sayang kali ini belum menjadi takdir kami" tutup Winger Real Madrid tersebut.

Lotus777 | Berita Bola | Agen Sbobet Terpercaya | Agen Casino Online

Bisikan dan Pelukan Ronaldo kepada Bale



Agen Bola Sbobet - Cristiano Ronaldo turut menghibur Gareth Bale setelah partai semifinal Piala Eropa di Stade Parc Olympique Lyonnais, Rabu (6/7/2016).

Portugal menang 2-0 atas Wales dalam pertandingan tersebut. Ronaldo menjadi protagonis dengan menyumbang masing-masing satu gol dan assist.
Seusai peluit panjang berbunyi, Ronaldo tidak langsung larut dalam euforia. Dia terlihat menghampiri dan memeluk Bale.
"Saya berbicara kepada Bale dan memberikan selamat atas capaian Wales di turnamen ini," kata Ronaldo.
Kiprah Wales yang notabene tim debutan Piala Eropa memang diapresiasi banyak pihak. Mereka mengungguli Inggris di klasemen akhir fase grup dan sempat mengalahkan Belgia di perempat final.
Sayang, pasukan Chris Coleman tidak mampu meneruskan kisahnya lantaran kalah dari Portugal. Kegagalan ini sekaligus melanjutkan tabu tim debutan yang tidak pernah menembus partai final sejak 1972.

Beda hal dengan Portugal yang mengulang cerita manis. Final ini menjadi kali kedua untuk tim berjulukan Seleccao setelah edisi 2004.
Satu-satunya anggota tim yang tampil pada partai puncak 12 tahun lalu adalah Ronaldo.
"Piala Eropa 2004 terasa spesial. Saya menjalani turnamen pertama dengan usia 19 tahun. Kini, kami mencapai final lagi dan semoga bisa memenanginya," tutur Ronaldo.
"Tidak banyak orang menyangka kami melangkah sejauh ini. Oleh karenanya, saya merasa sangat bangga," ucap sang kapten.
Final Piala Eropa bakal berlangsung di Stade de France, Minggu (10/7/2016). Lawan Portugal akan ditentukan dari duel Jerman kontra Perancis di Stade Velodrome, Kamis (7/7/2016)

Minggu, 03 Juli 2016

Lotus777 | Agen Casino | Agen Bola | Agen Judi Terpercaya

Conte Akan Istirahat Sepekan, Lalu Mulai Latih Chelsea



Lotus777 - Antonio Conte sudah punya rencana setelah tugasnya di tim nasional Italia berakhir. Conte akan liburan sejenak sebelum mulai melatih Chelsea.

Kekalahan Italia dalam adu penalti melawan Jerman di perempatfinal Piala Eropa 2016, Minggu (3/7/2016) dinihari WIB, menjadi petanda akhir era Conte di timnas. Sejak sebelum turnamen dimulai, Conte memang telah mengumumkan dirinya akan meninggalkan kursi pelatih Gli Azzurri selepas Piala Eropa.

Conte sudah ditunggu tugas berat setelah istirahat sepekan ini. Pria berusia 46 tahun itu akan memulai petualangan baru di Premier League bersama Chelsea.

"Ketika saya memutuskan untuk tidak lanjut melatih Italia, saya bilang kepada Presiden (Federasi Sepakbola Italia) dan setelah itu kesempatan besar untuk bergabung dengan Chelsea telah datang, jadi saya menerimanya. Masa depan saya adalah kembali ke klub," ujar Conte seperti dikutip Football Italia.

Akan tetapi, sebelum mulai melatih The Blues, Conte akan lebih dulu berlibur meski tidak terlalu lama.

"Dalam beberapa hari musim baru akan dimulai dan saya akan lebih memilih tidak punya waktu liburan sama sekali jika itu berarti kami bisa melaju lebih jauh di Piala Eropa," ujarnya.

"Sekarang saya akan mengambil waktu sepekan untuk melupakan kekecewaan dan kemudian memulai petualangan baru ini. Saya tahu itu akan sulit, tetapi saya menyukai tantangan seperti ini," kata Conte.

Lotus777 | Agen Casino | Agen Bola | Agen Judi Terpercaya

Beda Takdir Jerman dan Italia di Adu Penalti



Lotus777 - Dominasi Italia atas Jerman di turnamen mayor akhirnya tuntas via adu penalti. Malang untuk Gli Azzurri, mereka memang buruk dalam adu tos-tosan.

Italia punya rekor impresif atas Jerman dalam pertemuan-pertemuan di turnamen mayor. Dalam delapan kesempatan di Piala Eropa dan Piala Dunia, Italia tidak pernah sekalipun kalah. Hasil terburuk mereka cuma dua kali imbang, sementara enam lainnya berakhir dengan kemenangan.

Tapi catatan impresif Italia itu tuntas di babak delapan besar Piala Eropa 2016. Dalam laga yang dilangsungkan Minggu (3/7/2016) dinihari tadi, Italia tunduk 5-6 melalui adu penalti. Laga harus dituntaskan seperti itu setelah kedua tim bermain sama kuat 1-1 hinggan 120 menit.

Berbicara soal adu penalti, Italia punya statistik yang sangat buruk. Dari lima kali adu penalti yang ditendang Italia di Piala Eropa, mereka tiga kali gagal mencetak gol. Jika ditotal di semua turnamen mayor, Italia sudah gagal menang enam kali di adu penalti. Tidak ada negara lain di seluruh dunia yang punya statistik seburuk itu.

Di sisi lain Jerman justru rajanya adu penalti. Lihat saja statsitik mereka, 6 kemenangan dari 6 adu penalti terakhir.

Kehebatan Jerman dalam adu penalti, pada laga dinihari tadi, banyak kehebatan kiper Manuel Neuer. Penjaga gawang Bayern Munich itu dua kali menghalau penalti pemain Italia, masing-masing dari Leandro Bonucci dan Matteo Darmian.

Lotus777 | Agen Casino | Agen Bola | Agen Judi Terpercaya

Sejarah Baru Jerman atas Italia



Lotus777 - Rekor buruk Jerman jika berhadapan dengan Italia akhirnya putus. Untuk kali pertama sepanjang sejarah, Die Mannschaft tundukkan Gli Azzurri di turnamen mayor.

Meski menyandang status sebagai tim kuat Eropa dan dunia, Jerman selalu berada di pihak inferior saat bertemu Italia. Faktanya memang demikian, Jerman tak pernah sekalipun menang atas Italia pada delapan pertemuan di turnamen mayor (Piala Eropa dan Piala Dunia).

Rekor Jerman atas Italia adalah D2 L6. Salah satu kekalahan paling meyakitkan yang diterima Jerman adalah saat tunduk 0-2 di semifinal Piala Dunia 2006, saat itu Jerman adalah tuan rumah hajatan akbar tersebut.

Tapi beberapa jam lalu Jerman akhirnya bisa menuliskan sejarah baru atas rivalnya itu. Untuk kali pertama kemenangan diraih Jerman atas Italia. Dalam laga perempatfinal Piala Eropa 2016 Jerman menundukkan Italia dengan skor 6-5. Skor itu didapat melalui adu penalti, setelah 90 menit waktu normal dan 30 menit waktu tambahan laga bertahan dengan angka 1-1.

Mesut Oezil lebih dulu membawa Jerman membuka gol di pertandingan itu dan tak lama Italia membalasnya. Dan kemudian melalui eksekusi penalti Leandro Bonucci.

Keberhasilan menundukkan Italia juga membuat Jerman menorehkan rekor hebat lain. Mereka kini tercatat selalu masuk babak semifinal di enam turnamen mayor beruntun (Piala Eropa 2016, Piala Dunia 2014, Piala Eropa 2012, Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2006).

Rekor Pertemuan Italia dengan Jerman

1962: Jerman Barat vs Italia 0-0 (Piala Dunia)
1970: Italia 4-3 Jerman Barat (Semifinal Piala Dunia)
1978: Italia 0-0 Jerman Barat (Piala Dunia)
1982: Italia 3-1 Jerman Barat (Final Piala Dunia)
1988: Jerman Barat 1-1 Italia (Piala Eropa)
1996: Italia 0-0 Jerman (PIala Eropa)
2006: Jerman 0-2 Italia (Semifinal Piala Dunia)
2012: Jerman vs Italia (Semifinal Piala Eropa)
2016: Jerman vs Italia 6-5 (1-1) (Perempatfinal Piala Eropa)

Lotus777 | Agen Bola Sbobet | Agen Bola Terpercaya | Agen Casino338a

Ronaldo Vs Bale: Duel Mahal di Semifinal



Lotus777.com - Semifinal Piala Eropa 2016 mempertemukan Portugal kontra Wales. Ini sekaligus jadi ajang duel dua pemain termahal dunia: Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.
Setelah sama-sama membantu Real Madrid meraih gelar Liga Champions ke-11 beberapa pekan lalu, Ronaldo dan Bale kini akan saling berseberangan. Portugal dan Wales bakal berebut tiket final pada laga di Parc Olympique Lyonnais, Kamis (7/7/2016) dinihari WIB mendatang.

Sejauh ini performa Bale bisa dibilang masih lebih baik dari Ronaldo. Dari 5 penampilan, Bale telah mencetak 3 gol dan 1 assist. Bale kini memuncaki daftar top skorer Piala Eropa 2016 bersama Antoine Griezmann dan Alvaro Morata sedangkan Ronaldo masih kesulitan menunjukkan performa terbaiknya bersama Portugal. Meski sudah membukukan dua gol dan satu assist, performanya relatif inkonsisten.Nyatanya seluruhan catatannya itu ditorehkan Ronaldo di satu laga, ketika Portugal berimbang 3-3 kontra Hongaria di fase grup Sementara Bale membagi golnya di tiga laga fase grup, plus satu assist di partai babak 16 besar lalu. Sejauh ini baru satu kali Bale tak memberikan kontribusi gol atau assist, yakni ketika Wales menumbangkan Belgia 3-1 di perempatfinal, Sabtu (2/7/2016) dinihari WIB tadi.

Meski di atas kertas tak lebih diunggulkan, Wales secara statistik justru sebenarnya lebih meyakinkan. Terlepas dari faktor Bale yang sejauh ini tajam dan jadi top skorer sementara, Wales bermain lebih kolektif.
Itu setidaknya tampak dari catatan lima pemain selain Bale, yang mampu mencetak gol. Antara lain Hal Robson-Kanu (2 gol), dan Aaron Ramsey, Ashley Williams, Neil Taylor, juga Sam Vokes yang menyumbangkan satu gol. Kolektivitas ini pula yang membantu Wales bisa melangkah ke semifinal, meski pemain terbaiknya yakni Bale sedang tak bisa berkutik.



Sementara di kubu Portugal, ketergantungan terhadap Ronaldo sejauh ini terlihat dari sulitnya mereka menang. Portugal ke semifinal dengan belum sekalipun mencatatkan kemenangan di waktu normal.
Sejauh ini cuma ada empat pemain Portugal yang mencetak gol, yakni Ronaldo dan Nani dengan dua gol masing-masing, serta Renato Sanches dan Ricardo Quaresma dengan masing-masing. Kembali ke soal borosnya percobaan yang dilepaskan Ronaldo, sedikit banyak menunjukkan bahwa Portugal kesulitan ketika sang bintang mengalami kebuntuan.